Contoh Skripsi PGSD

Contoh Skripsi PGSD

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Mengingat pentingnya menulis karangan (BI) dan memahami bilangan (MAMA) bagi siswa, guru semestinya bisa membangkitkan kegairahan siswa dalam menulis karangan dan memahami bilangan serta menjadikannya sebagai pekerjaan yang alami dan menyenangkan. Langkah utama yang bisa ditempuh adalah dengan memilih dan menggunakan metode dan media pembelajaran yang tepat dan variatif yaitu dengan menggunakan media gambar seri yang dapat membantu mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera, karena menurut para ahli kemampuan daya serap manusia dalam memahami masalah dengan panca indera yaitu; telinga (pendengaran) 13%, mata (penglihatan) 75 %, hidung (penciuman) 3%, kulit 6%, lidah (rasa) 3%.


Upaya pemerintah dalam memperbaiki paradigma pendidikan dari tahun ke tahun semakin tampak. Hal itu terlihat dari perubahan dan perbaikan kurikulum, metode, dan pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran di kelas. Salah satu bukti konkret realisasi upaya pemerintah dimaksud adalah dilaksanakannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kurikulum tersebut diharapkan mampu merubah sistem pembelajaran di kelas termasuk pembelajaran bahasa Indonesia.

Penggunaan media gambar seri ditujukan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses belajar mengajar, sehingga diharapkan siswa mampu mengembangkan daya nalar serta daya rekanya. Penggunaan media gambar seri tersebut sangat perlu mengingat permasalahan yang ditemukan pada Sekolah Dasar Negeri 6 Jurit yaitu masih kurangnya kemampuan siswa dalam menulis karangan dan memahami bilangan. Faktor yang menimbulkan munculnya masalah ini antara lain, siswa merasa kurang bersemangat dalam menggunakan nalarnya, karena kurangnya latihan sehingga siswa tidak terbiasa dalam menulis karangan dan dan memahami bilangan. Suatu karangan pada dasarnya merupakan komunikasi antara pengarang dan pembaca. Pengarang menerjemahkan maksud, pikiran, gagasan maupun imajinasinya ke dalam bentuk tulisan yang kita namai karangan. Pada gilirannya pembaca manafsirkan makna yang tersirat dalam tulisan tersebut (Tarigan:1987:40). Disinilah letak kesulitannya, siswa merasa kesulitan untuk menuangkan maksud, pikiran, gagasan maupun imajinasinya dalam sebuah karangan dan memahami bilangan.

SELENGKAPANYA MULAI DARI BAB 1 HINGGA BAB PENUTUP TERMASUK DAFTAR PUSTAKA SERTA LAMPIRAN SILAHKAN KUNJUNGI CONTOH SKRIPSI

Artikel Terkait :

No comments:

Post a Comment